You are here: Home > me-myself-mine, to be known > it’s me: an introvert

it’s me: an introvert

disaat banyak orang senang berkumpul dengan teman baik hanya sekedar ngobrol atau arisan, saya lebih suka diam dikamar untuk membaca buku, menulis di blog saya atau tidur. menjelang masa liburan, kebanyakan orang sibuk merencanakan tujuan wisata yang akan didatangi bersama keluarga besar atau beramai² dengan teman, saya jauh lebih suka menghabiskan liburan dirumah untuk merapikan beberapa barang yang belum sempat dirapikan.

diwaktu menerima undangan pesta, para wanita sibuk menentukan dandanan apa yang akan dipakai, saya adalah orang yang paling malas untuk datang ke suatu undangan. kecuali undangan dari kerabat dekat & saya harus mendampingi orang tua… itupun dengan sangat terpaksa ??. bagi orang yang baru kenal dengan saya pasti akan langsung menilai kalau saya orang yang kaku, sombong & judes. tapi memang itulah apa adanya saya yang introvert. saya tidak mau berpura² menjadi sosok lain hanya agar disukai oleh orang lain tapi membuat saya ‘tersiksa’ & tidak nyaman.

berdasarkan penelitian dari psikolog, rata² orang introvert adalah mereka yang kreatif & pemikir ‘out of the box’. introvert atau introversion sendiri adalah kepribadian manusia yang lebih berkaitan dengan dunia dalam pikiran manusia itu sendiri. jadi manusia yang memiliki sifat introvert ini lebih cenderung menutup diri dari kehidupan luar. mereka adalah manusia yang lebih banyak berpikir & lebih sedikit beraktifitas. mereka juga lebih senang berada dalam kesunyian atau kondisi yang tenang, daripada di tempat yang terlalu banyak orang.

 

image

  • senang menyendiri
  • pemikir
  • pemalu
  • pendiam
  • lebih senang bekerja sendirian
  • lebih suka berinteraksi secara langsung dengan 1 orang (1 on 1 interaction)
  • susah bergaul
  • senang berimajinasi
  • jarang bercerita, lebih suka mendengarkan orang bercerita
  • senang dengan kegiatan yang tenang
  • lebih senang mengamati dalam sebuah interaksi
  • berpikir dulu baru berbicara/melakukan
  • lebih mudah mengungkapkan perasaan dengan tulisan

nah… ?itulah saya ??

 

penulis Sophia Dembling dalam bukunya The Introvert’s Way: Living a Quiet Life in a Noisy World menyebut orang² introvert paling sering disalahpahami. entah bagaimana mulanya, introvert dipandang sebagai sifat negatif & rintangan yang harus dilalui.

“Seorang introvert pasti paham, mereka selalu mendapat kritikan karena tak pernah berbicara di sekolah atau ajakan untuk ‘keluar dari cangkang’ oleh teman. Padahal kami, orang introvert, tidak masalah dengan hal tersebut,” tutur Dembling, dikutip dari Huffington Post.

untuk memahami lebih lanjut soal introvert, berikut 5 hal yang wajib diketahui:

 

introvert bukan berarti pemalu

salah kaprah antara introvert & pemalu masih sering terjadi. padahal Dembling menegaskan bahwa introvert & pemalu adalah 2 hal yang berbeda.

Dembling menjelaskan bahwa pemalu adalah orang² yang merasa gelisah & tidak nyaman ketika melakukan interaksi sosial dengan orang banyak. sementara introvert adalah orang yang membutuhkan lebih banyak waktu sendiri di tempat tenang.

“Jadi seorang introvert tak harus menjadi pemalu. Begitupun sebaliknya,” tutur Dembling.

 

introvert menikmati keramaian

seorang yang introvert bukan berarti tidak menyukai keramaian atau kegiatan berkelompok. Dembling mengatakan introvert juga bisa menikmati keramaian, namun dengan cara yang berbeda. misalnya dalam suatu pesta, introvert lebih senang duduk di bagian pinggir & menikmati makanan atau minuman yang tersaji. berbeda dengan ekstrovert yang cenderung berada di tengah² titik keramaian dengan berdansa.

“Hal ini membuat introvert sering dicap tak bisa menikmati keadaan. Padahal mereka menikmati keadaan tersebut, hanya caranya saja yang berbeda,” tutur Dembling.

 

introvert tetap bisa jadi pemimpin

karena cenderung pendiam, banyak orang yang mengatakan introvert tak bisa menjadi pemimpin yang baik. padahal menurut Dembling, hal tersebut tidak benar.

beberapa tokoh seperti Bill Gates, Abraham Lincoln hingga Mahatma Gandhi merupakan orang introvert. namun mereka juga dikenal sebagai orang² sukses yang mampu memimpin perusahaan, negara, hingga pergerakan revolusi.
“Introvert bisa menjadi pemimpin yang baik karena mereka lebih detil & lebih banyak berpikir sebelum bertindak,” tandas Dembling lagi.

 

introvert bukan kepribadian negatif

label kepribadian negatif yang melekat pada orang² introvert merupakan kesalahpahaman. hal ini terjadi akibat perbedaan kesenangan & perasaan antara introvert dengan ekstrovert.

Dembling mengatakan ketika orang ekstrovert duduk diam tanpa melakukan apapun di kesendirian, mereka cenderung mengalami perasaan negatif seperti sedih & galau. karena itulah, sebagian orang ekstrovert menganggap orang introvert sedang dalam kesedihan ketika sendirian.

“Padahal tidak seperti itu. Orang² introvert menyendiri karena mereka membutuhkannya untuk kembali lagi ke lingkaran sosial. Orang ekstrovert mendapat energi ketika mereka seru²an bersama orang banyak, sementara introvert mendapat energi dengan menyendiri di tempat tenang,” paparnya lagi.

 

introvert bukan antisosial

antisosial, atau ketidaksukaan terhadap interaksi antar manusia, tidak bisa disamakan dengan introvert. dengan tegas, Dembling mengatakan introvert tetap bisa melakukan interaksi sosial dengan baik.

masalahnya, mereka membutuhkan lebih banyak waktu menyendiri dibandingkan orang² ekstrovert. sehingga orang introvert terkesan menjauhi orang lain & malas terlibat dalam interaksi sosial.

“Antisosial tidak menyenangi interaksi antar manusia & selalu berusaha menghindarinya. Sementara introvert tetap bisa datang ke pesta, namun mereka lebih senang ketika membaca buku di tempat sepi,” urai Dembling.

 

image

 

 

related articles…

 

Tags: , ,

ⓔⓢⓣⓘⓐⓝⓣⓘ.ⓟⓤⓢⓟⓘⓣⓐ.ⓓⓔⓦⓘ

Leave a Reply