You are here: Home > go green, me-myself-mine > suplir

suplir

kali ini pengen ngobrolin soal tanaman yang berbatang hitam dengan daun yang bergerombol. ya… suplir! siapa yang tidak tahu suplir… tanaman yang pernah ngehits beberapa puluh tahun lalu. sampai almarhumah ibu saya juga sempat mengkoleksi sekitar 20-an jenis suplir sekitar 30 tahun yang lalu. jadi, suplir termasuk tanaman vintage atau jadul ya? tapi itulah yang bikin saya suka sama tanaman yang satu ini. kesan antik yang bisa kita dapat sewaktu memandang gerombolan suplir.

suplir yang juga dikenal dengan nama fern, dalam bahasa latin disebut juga adiantum cuneatum, termasuk dalam marga adiantum & tergolong dalam anak suku vittarioideae, suku pteridaceae. konon katanya suplir ini ada 250 jenis.

entah kenapa, saya yang tadinya tidak terlalu suka tanam menanam, sekarang jadi suka dengan tanaman & yang lebih aneh jadi bisa bercocok tanam sendiri. kalau dulu ibu saya minta bantuan saat berkebun, saya pasti cemberut & setengah hati membantu. itupun cuma bantu angkat pot & ambil tanah. tapi sekarang… setelah kepergian ibu saya, koq seolah-olah jiwa beliau ada dalam diri saya.

berawal dari beberes rumah, saya melihat sisa² tanaman koleksi beliau yang terbengkalai karena tidak diperhatikan lagi. lalu saya coba semampu saya untuk merapikannya, dari sekedar membersihkan pot sampai akhirnya memcoba untuk membongkar tanahnya & merapikan akarnya. ada yang berhasil… tapi ada juga yang gagal 🙈. maklum, masih belajar… 😁

 

 

dari peninggalan koleksi suplir ibu saya yang lumayan banyak, akhirnya hanya 21 jenis yang bisa saya selamatkan. anggap saja sebagai koleksi awal saya, & mudah²an akan bertambah lagi nantinya. semua saya letakan didepan tempat cuci mencuci, karena di area itu sinar matahari pagi hanya mampir sebentar & saya mudah untuk sering menyiram mereka. sesuailah dengan sifat mereka yang suka tempat lembab, sedikit sinar matahari & sering disiram. itupun jangan sampai terlalu basah karena akan membuat akarnya busuk & mati, tapi juga jangan sampai kering karena suplir yang telanjur kering tidak akan bisa diselamatkan lagi. yang pas ajalah… daun suplir sebaiknya tidak terkena air karena akan membuat daunnya jadi hitam & layu, jadi nyiramnya langsung ke tanahnya.

saya akan cerita tentang 21 jenis suplir yang saya punya, tapi tidak akan sekaligus ya…. karena akan jadi artikel yang panjang & membosankan nanti. saya bagi dalam beberapa kelompok saja ya… sekarang kelompok suplir yang daunnya besar & daun kecil. yang lain nanti menyusul di tulisan yang akan datang.

 

SUPLIR DAUN KECIL

di kelompok ini cuma ada 4 jenis…

1. suplir mutiara

 

suplir mutiara atau maidenhair fern memiliki daun yang renggang, kecil, lebat sehingga disebut maidenhair (rambut perawan) & memiliki banyak benjolan spora pada sisi tepi daun, sehingga dinamakan mutiara kalau di Indonesia. ukuran daunnya terbilang paling kecil dibanding suplir jenis lainnya. dari pengalaman saya, walaupun suplir suka air tapi sebaiknya suplir mutiara jangan ditaruh di tempat yang terkena hujan langsung karena batangnya yang sangat tipis sehingga tidak kuat menahan curahan air hujan & bisa patah. daunnya pun akan menghitam bila terkena air.

 

2. suplir fefilum

 

suplir jenis ini daunnya berukuran kecil sekali, bergelombang, bertumpuk² & warnanya hijau tua. daunnya akan berbunyi gemerisik seperti kertas bila tersentuh.

 

3. suplir double kompakta

 

daun suplir jenis ini berukuran kecil, saling bertumpuk² & tumbuh mengarah ke atas.

 

4. suplir slifud angel

 

suplir ini daunnya berukuran kecil, bentuknya mirip kipas kecil & imut seperti namanya.

 

SUPLIR DAUN BESAR

di kelompok ini ada 2 jenis…

1. suplir silver dollar

 

disebut suplir silver dollar, mungkin karena kalau kena sinar daunnya memantulkan warna keperakan & bentuknya yang hampir bulat seperti koin dollar. tapi ada juga yang menyebut suplir gajah karena ukuran daunnya yang paling besar dibanding jenis suplir lainnya. nama kerennya adiantum peruvianum & asalnya dari negara Peru, Amerika Latin.

 

2. suplir belimbing

 

ukuran daunnya besar & bentuknya trapesium. sepintas mirip dengan suplir kupu, namun bedanya suplir kupu memiliki daun yang sejajar sedangkan daun suplir belimbing tidak sejajar.

 

ok… segini dulu obrolan tentang suplir daun kecil & besar yang saya punya. sudah 6 jenis yang saya ceritakan, masih 15 lagi ya 😱. next… saya cerita tentang kelompok yang lain ya…

oh ya… sebelum lupa, saya minta maaf kalau saya salah memberi nama setiap suplir karena saya hanya mencoba menyesuaikan bentuknya melalui referensi yang saya baca. kalau ada yang mau membantu memberi informasi yang benar, saya dengan senang hati menerimanya. selain itu, maaf juga bila suplirnya belum rimbun karena sempat terabaikan selama beberapa waktu 😔